Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaKesehatanTanggamus

Tanggamus Terima Vaksin Covid-19 dari Dinkes Provinsi Lampung

20
×

Tanggamus Terima Vaksin Covid-19 dari Dinkes Provinsi Lampung

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG, RELASIPUBLIK – Vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Tanggamus sudah diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, selanjutnya disimpan di gudang farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten setempat. Kamis (21/1/2021) sore.

Vaksin di distribusikan menggunakan kendaraan BE 9904 BZ, dikawal kendaraan Brimob Polda Lampung, PJR Polda Lampung dan Sat Lantas Polres Tanggamus. Vaksin diserahkan Dinkes Provinsi Lampung Wahyu Kusuma M. S. Farm diketahui oleh Kepala Seksi Obat, Perbekkes dan Makmin Dinkes Provinsi Lampung, Kurota Aini, S. Si. Apt.

Example 300x600

Vaksin diserahkan kepada Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, disaksikan Wabup Hi. AM. Safi’i, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf. Arman Aris Sallo, Kapolres Tanggamus AKBP. Oni Prasetya, SIK, Kajari David P. Duarsa dan Kepala OPD terkait.

Pendisribusian bedasarkan surat bukti barang keluar nomor : 07/IFV-VAKSIN- COVID/I/2021 dengan rincian, Corona Vac jumlah 3320, ADS 0,5 ml jumlah 3320, Safety Box jumlah 50 dan Alkohol Swab jumlah 3400 diterima dalam keadaan baik.

Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani menyampaikan, 3320 vaksin tahap pertama akan disalurkan kepada masyarakat Tanggamus dengan 10 orang perwakilan pertama akan disuntik, yakni wakil Bupati dan Forkopimda. Selanjutnya, Pegawai rumah sakit, Dinas Kesehatan dan Ketua penggerak PKK.

“Vaksin ini sama dengan vaksin disuntikan kepada saya beberapa hari lalu, sebelum disuntik vaksin terlebih dahulu dilakukan screning oleh tim medis tentang kondisi kesehatan kita, hingga dipastikan kita layak mendapatkan vaksin,” kata Dewi Handajani.

Menurut Bupati, setelah disuntikan rasanya tidak seperti dibayangkan atau takut karena sakit dan lainnya. Proses penyuntikan hanya sebentar tidak terasa sakit, rasanya seperti digigit semut, setelah disuntik tidak ada reaksi apapun, namun diobservasi selama 30 menit setelah proses penyuntikan, dalam 30 menit dilihat apakah ada reaksi tubuh baik secara lokal maupun secara sistemik dan Alhamdulilah dinyatakan aman.

“Vaksin kami terima Insyaallah akan dijaga dengan kondisi baik sampai nanti di vaksinkan kepada masyarakat sekitar 1610 orang karena itu untuk dua kali vaksin,” ujar Bupati.

Vaksin diberikan kepada masyarakat gratis. Vaksin sudah melalui proses tahapan sehingga sudah dinyatakan suci, halal dan aman. Tidak ada keraguan dengan program vaksinasi covid-19. Nanti meski secara bertahap semuanya akan mendapatkan vaksin.

“Tujuan vaksinasi, yaitu untuk mengendalikan penularan transmisi lokal dari pada virus corona, kemudian menurunkan angka kesakitan, juga kematian, dengan divaksin maka kekebalan tubuh kita akan meningkat,” ucap Dewi Handajani. (hery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *