Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaPemerintahanTanggamus

Bupati Dewi Handajani Pantau Pelaksanaan Pilkakon Serentak

15
×

Bupati Dewi Handajani Pantau Pelaksanaan Pilkakon Serentak

Sebarkan artikel ini
LAMPUNG, RELASIPUBLIK – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, pantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) serentak di 7 Pekon dari 4 Kecamatan. Rabu (16/12/2020).
Bupati didampingi Kepala Balai Pemerintahan Desa Regional Sumatera Kementerian Dalam Negeri, Irsan Idris, Inspektur Ernalia, Staf Ahli Firman Ranie, Kabag Tata Pemerintahan Syarif Zulkarnain, Camat dan Uspika setempat.
Pemantauan Pilkakon untuk memastikan pesta demokrasi ditingkat pekon berjalan aman, damai dan kondusif serta tidak mengabaikan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran virus covid-19. Pemantauan dilakukan 7 Pekon, yakni Pekon Binjaiwangi dan Pekon Sinar Agung Kecamatan Pugung. Pekon Talang Padang dan Pekon Sukarame Kecamatan Talang Padang. Pekon Sukabanjar dan Pekon Sukadamai Kecamatan Gunungalip serta Pekon Tegalbinangun Kecamatan Sumberejo.
“Pilkakon serentak harus memenuhi protokol kesehatan sesuai arahan dari Menteri Dalam Negeri, supaya aman dari Covid-(19),” kata Dewi Handajani.
Bupati menyebutkan, dari total 734 TPS dan setiap TPS hanya boleh di isi 500 pemilih. Saat penyebaran undangan sudah tertera waktu pemilihan, supaya  tidak terjadi kerumunan dan pencoblosan dalam waktu bersamaan.
Terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga Pekon, serta partisipasi dan antusias masyarakat sangat luar biasa. Insya Allah Pilkakon serentak dapat berjalan dengan lancar, kondusif dan terpilih Kepala Pekon berkualitas sesuai dengan inspirasi dan harapan masyarakat.
“Hasil Pilkakon harus dihargai karena Pilkakon merupakan salah satu sarana demokrasi,” ujar Dewi.
Apresiasi dan terima kasih kepada Tim dari Kementerian Dalam Negeri karena telah memberikan perhatian penuh dalam pelaksanaan Pilkakon di Tanggamus. Sebab terbanyak ke kedua penyelenggara Pilkakon tahun 2020.
Bupati juga melakukan panggilan video call dengan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Drs. Yusharto, untuk mendapatkan arahan secara langsung terkait pelaksanaan Pilkakon.
“Sebelumnya sudah melakukan komunikasi secara virtual dengan Kementerian Dalam Negeri, Kapolri, Panglima TNI, Jaksa Agung serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” ucap Dewi Handajani.
Kepala Balai Pemerintahan Desa Regional Sumatera Irsan Idris, menyampaikan, Pilkades serentak ini adalah sejarah karena pertama kalinya dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19. Khusus untuk Tanggamus menjadi attensi (perhatian) sangat besar dari Pemerintah Pusat karena menjadi Pilkades terbanyak, yaitu 220 Desa, hal itu menjadi perhatian tersendiri karena ditengah Covid-19, jangan sampai Pilkades menjadi cluster (penularan Covid 19).
“Setiap jam nanti ada zoom meeting dengan Dirjen dan dipantau langsung Mendagri,” kata Irsan.
Untuk Tanggamus sudah saya ikuti dari awal, sebagian besar sudah memenuhi persyaratan terkait dengan protokol Covid-19 dan menjadi fokus utama. berharap proses perhitungan suara sesuai dengan harapan tetap menerapkan protokol Covid 19, supaya menjadi contoh untuk pelaksanaan Pilkades di Indonesia.
“Mudah-mudahan Pilkakon serentak sampai akhir berjalan lancar terlaksana dengan baik, mulai dari proses administrasi hingga pelaksanaan bisa dijadikan contoh,” ujar Irsan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *