Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaPemerintahanTanggamus

Penggunaan DD Pekon Tugu Rejo Disinyalir Tidak Tepat Sasaran

28
×

Penggunaan DD Pekon Tugu Rejo Disinyalir Tidak Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

Tanggamus, Relasipublik- Pengalokasian dana desa selama ini di duga banyak sekali penyimpangan. Banyak pembanguan tidak terlaksana dan pelaksanaannya tidak sesuai dengan pagu APBDes, bahkan terkesan fiktif.

Hal tersebut terjadi di pekon Tugu Rejo, kecamatan Semaka, kabupaten Tanggamus. Data yang terpampang di balai pekon dalam bidang pelaksanaan pembangunan pekon sebesar Rp 484.521.000 di duga tidak tepat sasaran dan fiktif.

Example 300x600

Dapat dilihat dalam sistem informasi desa kemendes adapun alokasinya penggunaan nya adalah:

  1. Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Pekon/Balai Kemasyarakatan Rp 24,130,000,
  2. Pembangunan/Rehabilitas/Peningkatan/Pengerasan Jalan Pekon Rp 23,150,000
  3. Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Monumen/Gapura/Batas Pekon (Dipilih) Rp 10,000,000 Dapat dilihat secara langsung dari ketiga item tersebut diduga fiktif.

Pada kenyataanya Balai pekon terlihat tidak ada perubahan pengerasan jalan hanya ada pengurukan beberapa meter, dan gapura belum ada perubahan dan masih seperti yang dulu,

“Saya melihat tidak ada perehapan di balai pekon, bisa dilihat sendiri keadaan gapura masih lusuh, terkait jalan hanya ada pengurukan beberapa meter dan tidak di woles,” kata salah satu warga setempat.yang tidak bisa kami sebutkan namanya,

Disamping itu realisasi intensif untuk RT/ RW terkesan tidak transparan di mana RT hanya di beri insentif sebesar Rp 2.000.000- Rp 2400.000. ” Saya dipanggil ke balai pekon terus cuma di kasih uang Rp 2.400.000 terang tarso sbagai RT 1 (satu) disini juga pak tarso juga menerangkan yang Rp 1.000.000 sumbangan dari kaur kaur saya tidak tau pasti intensif saya dalam satu bulan,” kata ketua RT 1 tersebut,
Disini juga pihak media menemui pak suhari sebagai ketua RT 2 (dua) tetapi pak suhari pada sabtu jam 12 ,00 tidak ada ditempat sedang membantu ditempat tetangganya tutur istrinya, dan menurut keterangan istrinya selama ini bapak hanya terima Rp 2.000.000 dari pekon tutur istrinya,, disini Dapat dilihat dalam sistem informasi desa item Penyediaan Insentif/Operasional RT/RW sebesar Rp 25,000,000.,

Saat akan di konfirmasi sekdes tidak berada ditempat dan handphonenya tidak aktif.
” Bapaknya lagi keluar gak tau kemana,” kata istri sekdes

Sedangkan PJ Kepala Pekon Supoyo handphone aktif tapi tidak di angkat, semua terkesan menutupi dan enggan untuk di konfirmasi (hery d)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *